Rasio Utang Rumah Tangga terhadap PDB

Rasio Utang Rumah Tangga terhadap PDB menurut negara

Sumber data: BIS/IMF/World Bank 2022-2023Satuan: % of GDPArah: Lebih rendah lebih baik

Ulasan

Negara menonjol

Rasio utang rumah tangga terhadap PDB terendah terkonsentrasi pada angka hanya 3% di Somalia, Sudan Selatan, dan Venezuela, diikuti oleh beberapa negara Afrika lainnya pada 4-5%. Di sisi lain, Swiss menonjol dengan rasio tertinggi sebesar 130,9%, di depan Australia (111,5%), Korea Selatan (104,8%), Denmark (103,9%), dan Kanada (103,1%). Kejutan yang patut dicatat adalah bahwa banyak rasio tertinggi ditemukan di negara-negara maju, sementara nilai terendah terkonsentrasi di Afrika serta Venezuela dan Kuba.

Tren regional

Oseania memiliki rata-rata kontinental tertinggi sejauh ini, yaitu 103,8%, jauh di atas Eropa sebesar 49,85% dan Asia sebesar 34,77%. Amerika Utara berada dekat dengan rata-rata global pada 29,29%, sementara Amerika Selatan lebih rendah pada 22,08% dan Afrika adalah yang terendah pada 10,48%. Secara keseluruhan, pola regional ini menunjukkan leverage utang rumah tangga yang jauh lebih besar di Oseania dan sebagian Eropa, dibandingkan beban utang rumah tangga yang jauh lebih ringan di seluruh Afrika.

Sumber data

Data berasal dari BIS/IMF/World Bank untuk 2022-2023 dan diukur sebagai utang rumah tangga sebagai persentase dari PDB. Cakupan mencakup 159 negara. Karena angka-angka ini mencakup 2022-2023, bukan satu tahun yang seragam, perbandingan antarnegara perlu dibaca dengan mempertimbangkan catatan waktu tersebut.

Interpretasi

Rasio utang rumah tangga terhadap PDB yang lebih tinggi berarti pinjaman rumah tangga besar dibandingkan ukuran ekonomi, yang dapat menandakan kerentanan finansial yang lebih besar; nilai yang lebih rendah lebih baik untuk metrik ini. Rasio yang sangat rendah dapat menunjukkan leverage rumah tangga yang terbatas, sementara rasio yang sangat tinggi dapat mengindikasikan neraca rumah tangga yang tertekan. Inti utamanya adalah beban utang sangat bervariasi antarnegara, dengan rata-rata global 30,49%, dan pembacaan berisiko tertinggi terkonsentrasi pada sekelompok ekonomi yang relatif kecil.