Proporsi penduduk usia kerja

Proporsi penduduk usia kerja menurut negara

Sumber data: World Bank WDI 2024Satuan: % of total pop. ages 15-64Arah: Lebih tinggi lebih baik

Ulasan

Negara menonjol

Qatar memiliki proporsi penduduk usia kerja tertinggi sebesar 83,25%, diikuti sangat dekat oleh Uni Emirat Arab sebesar 82,12%, dengan beberapa negara Teluk lainnya juga terkonsentrasi di dekat puncak. Di ujung lain, Republik Afrika Tengah memiliki proporsi terendah sebesar 48,85%, dan seluruh 10 terbawah diisi oleh negara-negara Afrika. Kejutan yang menonjol adalah Jamaika dan Saint Lucia masuk dalam 10 besar global, bersama sebagian besar ekonomi Asia.

Tren regional

Amerika Utara memiliki rata-rata benua tertinggi sebesar 67,46%, sedikit di atas Asia sebesar 66,94% dan Amerika Selatan sebesar 66,7%. Eropa berada sedikit di atas rata-rata global pada 64,81%, sementara Oseania lebih rendah pada 61,66%. Afrika menonjol sebagai wilayah terendah dengan selisih yang jelas, rata-rata 58,35%, jauh di bawah rata-rata keseluruhan 63,64%.

Sumber data

Angka-angka ini berasal dari World Bank WDI 2024 dan diukur sebagai persentase dari total populasi berusia 15-64 tahun. Dataset ini mencakup 189 negara. Sebagai catatan, metrik ini hanya mencerminkan struktur usia, bukan apakah orang-orang dalam usia kerja benar-benar bekerja atau berpartisipasi dalam angkatan kerja.

Interpretasi

Nilai yang lebih tinggi menunjukkan porsi penduduk yang lebih besar berada dalam kelompok usia kerja konvensional, yang dapat mendukung pasokan tenaga kerja dan berpotensi mengurangi tekanan ketergantungan dari anak-anak dan orang yang lebih tua. Nilai yang lebih rendah menunjukkan basis usia kerja yang relatif lebih kecil dalam total populasi. Namun, proporsi yang tinggi tidak otomatis menjadi keuntungan ekonomi, karena hasilnya juga bergantung pada pekerjaan, produktivitas, dan kondisi demografis yang lebih luas.